Yang Berita dan Yang Bukan
Pemberitaan memang berdasarkan fakta. Tetapi tidak semua fakta bisa diberitakan. Mengapa? Karena ada takaran untuk mengukur kelayakan fakta untuk dijadikan berita. Takaran itu disebut news value, nilai berita yakni sebuah standart untuk mengukur kelayakan sebuah fakta untuk dijadikan sebuah berita.
Bagaimana mengukur standar kelayakan? Ikuti patokan berikut.
Aktual, artinya fakta yang dibidik dalam pemberitaan memiliki nilai kebaruan, hangat-hangat tahi ayam, lah! Fakta yang dibeberkan harus yang terbaru, dan sedang menjadi pembicaraan masyarakat.
Ketokohan, fakta yang hendak diberitakan melibatkan ketokohan seseorang.ini terkesan diskriminatif. Namun setiap ketokohan memiliki daya tarinya sendiri dalam mengail perhatian pendengar cerita.
Eksklusif, sedikit orang yang tahu. Ini berarti informasi yang dibeberkan hendaknya berupa fakta yang belum sempat diketahui publik. Sebab tidak mungkin seorang wartawan membeberkan berita ketika masyarakat sudah mengetahui isi berita tersebut. Ini namanya tidak marketeble.
Unik, berita hendaknya memilih peristiwa yang kekhasannya tidak bisa dijumpai di obyek lain.
Dramatik. Fakta hendaknya bernuansa drama. Ini berlaku disemua aspek. Bisa dramatik konfliknya, dramatik heroismenya, dramatik percintaannya dan seterusnya. Tapi ingat! Wartawan tidak boleh mendramatisir fakta. Menurut gunawan mohammad, fakta itu seringkali lebih dramatik dari sebuah cerita novel sekalipun.
Penting. Diantara semua patokan diatas, yang mesti diperhatikan adalah fakta yang diberitakan menguasai hajat hidup orang banyak
Human interest. Patokan yang terakhir ini berkaitan dengan kecenderungan manusia menyukai suguhan informasi yang menggese sisi kemanusiaan. Berita tentang bencana alam, korban perang, anak jalanan, prostitusi-misalnya, masuk dalam kategori news value ini.
Kedekatan. Bagaimanapun, membidik obyek berita harus diukur dengan kedekatan teritorial dan kedekatan emosi segmen pembaca berita. Sementara kedekatan emosi merujuk pada materi pemberitaan yang secara umum memiliki kedekatan dengan segmen pembaca. Kedekatan emosi tidak terikat dengan kedekatan teritorial. Sebab kedekatan emosi pada umumnya bisa menembus dimensi ruang yang berjauhan.
Magnitude. Apapun standar news value yang sudah disebutkan, yang pasti, materi berita harus menyimpan daya tarik

0 komentar:
Posting Komentar